Langsung ke konten utama

PERSONA MULTITALENTA

Jangan hanya menjalani hidup yang begitu-begitu saja, dunia ini sangat indah bagi mereka yang menyukai tantangan sebuah perjalanan. Kelokan jalan yang bersanding mesra dengan tepian jurang dan lekatan erat pada tanah-tanah jalan pada punggungan perbukitan, senantiasa menampakkan keanggunan desiran angin pada pucuk-pucuk dedaunan tetumbuhan hutan. Jati, Sengon, Mahoni, Petai, Pinus bahkan rimbunan bambu dikanan kirinya, seakan berpadu padan dengan terjalnya jalanan sebab bebatuan yang muncul seolah menyapa tak kenal Lelah.

Keadaan seperti ini tidak akan didapati oleh mereka yang hanya rebahan di rumah, mereka yang mengangkat kakinya dengan ringan seraya tangannya mengangkat beban tas karier lalu melaju menyusuri pedesaan, lembah dan perbukitan yang akan merasakan adanya berbagai tantangan yang harus mereka taklukkan. Tidak bisa tidak, melakukan perjalanan seperti itu adalah sebuah keniscayaan sebuah upaya memampukan diri menaklukkan ego serta kesombongan diri.

Banyak orang yang hanya berpuas diri dengan keadaan mereka saat ini, hal ini memang tidaklah salah. Namun, bersyukur atas pencapaian yang saat ini didapatkan lalu kemudian terus bergerak untuk terus meningkatkan kemampuan dengan mempelajari berbagai macam persoalan serta keahlian, niscaya akan mengantarkan setiap manusia memilik berbagai macam kemampuan yang dapat meningkatkan potensi serta kebermanfaatan.

Jangan puas hanya dengan 1 atau 2 ketrampilan maupun keahlian, namun teruslah bergerak mempelajari sesuatu hal yang baru. Gagal ? Coba lagi ? .. Gagal lagi ? Coba lagi, sampai kapan ? sampai keberhasilan mendekat pasti. Dari satu keahlian ke keahlian lainnya, dari satu kompetensi menuju kompetensi yang lainnya bahkan dari 1 usaha ke usaha lainnya.  

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

E-BOOK BERMANFAAT

Beberapa waktu silam saya sempat browsing untuk menjari E-book yang berkaitan dengan peningkatan kemampuan kita dalam berinternet. Setelah melakukan penelusuran sana-sini akhirnya mendapatkan E-book yang sangat bermanfaat bagimereka yang ingin mahir dalam berinternet. Namun sayang waktu itu E-book tersebut tidaklah gratis. Namun, bagi anda yang juga berkeinginan kuat untuk memiliki E-book tersebut, jangan khawatir, karena waktu itu saya hanya membayarnya lewat transfer pulsa Rp. 5.000,- kepada pemilik E-book tersebut. Setelah transfer pulsa terkirim, saya melakukan konfirmasi ke nomor Hpnya untuk meminta dikirimi password E-book tersebut. Alhamdulillah akhirnya dapat juga, E-book dengan harga yang sangat murah. Tentunya sangat membantu saya untuk memahami tentang dunia Internet. Anda tertarik seperti yang saya lakukan ?? ... Apalagi E-book tersebut juga bisa dijual ulang alias Reseller. Jika Anda tertarik, silahkan download E-book di bawah ini. 1. E-book I,   ...

SERPIHAN CINTA

Serpihan Cinta Untuk Bangsa Memahami cinta rasanya seperti memahami dunia akan seluruh isinya. Menyenangkan dan sangat menawan untuk ditelusuri dari setiap sisi. Bahasa apapun rasanya sangatlah sesuai dengan cinta, sebab cinta mampu menyesuaikan dengan setiap sisi bahasa yang digunakan. Kelihaian cinta dalam mengguratkan kebahagiaan disetiap selaksa kehidupan sangat terasa bagi mereka yang menterjemahkan cinta sebagai "BIANG" kebahagiaan. Apalagi yang dicari jika bukan cinta sejati, begitu setiap manusia menghendaki. Berkeringat peluh dan bercucuran darah kesah menjadi perumpamaan bagi setiap insan yang mendambakan kebahagiaan dari setiap sentuhan mesra cinta dalam kehidupan. Kalaupun terkadang cinta tidak lagi diterjemahkan dalam relung bahagia, maka bisa dipastikan jika cinta itu telah ternoda oleh sebab perilaku yang tak bersahaja dan mengamit mulia. Relung hati yang terdalam adalah tempat terindah berlindungnya cinta. Disana cinta begitu dimuli...

HABITUASI HARUS DIPAKSA

  “Berbuat baik itu tidak mudah, namun lebih tidak mudah lagi berbuat tidak baik” , berbuat baik itu harus dibiasakan dan pembiasaan atau habituasi itu harus sedikit dipaksakan. Kebiasan-kebiasan baik cenderung hadir karena sedikit pemaksaan awalnya, mengapa demikian ? karena untuk membangun pembiasaan sebagaimana karakter manusia, memang harus dipaksakan awalnya sembari difasilitasi untuk memahami serta mengerti mengapa hal demikian itu dilakukan. Tengoklah bagaimana ketika kita kecil, sedari lahir kita tidak terasa dilakukan pembiasaan oleh orang tua kita meski terkadang sedikit dipaksa. Mulai kita belajar tengkurap, merangkak, berjalan, berbicara dan bahkan hingga kini ketika kita dihadapkan pada kemajuan teknologi yang harus kita manfaatkan untuk penyelesaian berbagai tugas, pekerjaan dan bahkan hobi yang kita sukai, kita dipaksa untuk membiasakannya. Ada 3 potensi besar yang dimiliki oleh manusia yang harus terus dipaksa untuk dikembangkan, hal itu adalah : Komunikasi, Int...